Jumat, 30 Maret 2012

menguji daya hantar listrik berbagai larutan dalam air



LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA

DAYA HANTAR LISTRIK BERBAGAI LARUTAN DALAM AIR

DISUSUN OLEH
 KELOMPOK 1

HENDRIK A LESTUNI
WIRNAWATI
THAIBAH SEKNUN


DINAS PENDIDIKAN DANKEBUDAYAAN
SMA N I TUAL























 



















KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkah dan bantuanyalah kami dapat menyelesaikan laporan praktikum kimia dengan judul
“ MENGUJI DAYA HANTAR LISTRIK BERBAGAI LARUTAN DALAM AIR” hingga akhirnya selesai.

Ucapan terima kasih pula tak lupa kami ucapkan kepada orang-orang yang telah membantu kami dalam penyusunan laporan ini .

“Akhir kata tiada gading yang tak retak” begitu pula dalam laporan ini, masih banyak terdapat kekurangan dan kesalahan. Untuk itu kritik dan saran yang kiranya membangun sangat kami harapkan guna membantu dalam perbaikan makalah ini kedepan.


TUAL 27 MARET 2012

Penulis



A.    TUJUAN
Menguji daya hantar listrik berbagai larutan dalam air.

B.     DASAR TEORI
Ditinjau dari kemampuannya menghantarkan arus listrik, larutan digolongkan menjadi dua yaitu larutan elektrolit dan nonelektrolit.
Larutan elektrolit adalah larutan yang memiliki kemampuan menghantarkan arus listrik.
Larutan non elektrolit adlah zat yang dlam larutanya tidak terionisasi atau zat yang dalam larutanya tidak mempunyai kemampuan menghantarkan arus listrik.
Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik Karena molekul-molekul zat terlarut teruari menjadi ion-ion positif dan ion-ion negative.
Dlam menghantarkan arus listrik kekuatan elektrolit berbeda-beda. Elektrolit dibedakn menjadi elektrolit kuat dan elektrolit lemah.
Elektrolit kuat merupakan elektrolit yang dalam larutanya dapat menghasilkan ion. Contoh : H2SO4, HCI, NaOH, dll.
Elektrolit lemah merupakan elektrolit yang dalam larutannya sedikit menghasilkan ion, sehingga daya hantar listriknya kurang baik.
Contoh: HCN, NH4OH, CH3COOH.

C.     ALAT DAN BAHAN

·         Gelas kimia 100 ml, 11 buah
·         Rangkaian alat penguji elektrolit 1 buah
·         Baterai besar 4 buah
·         Ember, kain lap dan tissue
·         Batang karbon 2 buah
·         Percis
·         Air suling (aqua) 2 botol besar
·         Larutan gula
·         Larutan cuka
·         Garam kasar
·         Air jeruk asam
·         Larutan alkohol
·         Larutan urea
·         Larutan aki
·         Air laut



D.    CARA KERJA

1.      Susunlah alat penguji elektrolit
2.      Isilah gelas kimia sebagai berikut:
-          Gelas kimia 1 dengan air suling
-          Gelas kimia 2 dengan larutan gula
-          Gelas kimia 3 dengan larutan cuka
-          Gelas kimia 4 dengan larutan garam
-          Gelas kimia 5 dengan larutan aki
-          Gelas kimia 6 dengan larutan alcohol
-          Gelas kimia 7 dengan larutan urea
-          Gelas kimia 8 dengan air jeruk
-          Gelas kimia 9 dengan air hujan
-          Gelas kimia 10 dengan air laut

3.      Ujilah masing-masing larutan pada cara kerja 2 dengan mencelupkan kedua elektroda dan amatilah dengan baik! Apa yang terjadi pada lampu dan kedua elektroda?.
4.      Bersihkan elektroda dengan menyemprotkan air dan keringkan dengan kertas tissue setiap mengganti larutan.

E.     HASIL PENGAMATAN


NO

BAHAN

LAMPU MENYALA/ TIDAK

GELEMBUNG GAS ADA / TIDAK ADA
1.
Air suling
Tidak
Tidak
2.
Larutan gula
Tidak
Tidak
3.
Larutan asam cuka
Redup
Ada
4.
Larutan garam
Ada
Ada
5.
Larutan urea
Tidak
Tidak
6.
Larutan aki
Ada
Ada
7.
Larutan alkohol
Tidak
Tidak
8.
Air jeruk
Redup
Ada
9.
Air hujan
Redup
Ada
10.
Air laut
Ada
Ada





F.      PERTANYAAN

1.      Isilah rumus kimia zat dan tandailah dengan tanda (√) sesuai dengan hasil pengamatan!.


NO

NAMA ZAT

RUMUS ZAT

ELEKTROLIT

NON ELEKTROLIT
1.
Air  suling
H2O

2.
Larutan gula
C6H12O6

3.
Larutan asam cuka
CH3COOH
√ (lemah)

4.
Larutan garam
NaCI
√ (kuat)

5.
Larutan urea
CO(NH2)2

6.
Larutan aki
H2SO4
√ (kuat)

7.
Larutan alkohol
C2H5OH

8.
Air jeruk
C5H7COOHC5H
√ (lemah)

9.
Air hujan
H2O
√ (lemah)

10.
Air laut
H2O
√ (kuat)




2.      Zat manakah yang merupakan elektrolit kuat dan manakah yang merupakan elektrolit lemah? Sebutkan!

1)      Elektrolit kuat
-          Larutan aki (H2SO4)
-          Larutan garam (NaCI)
-          Air laut (H2O)

2)      Elektrolit lemah
-          Larutan cuka (CH3COOH)
-          Air jeruk (C5H7COOHC5H)
-          Air hujan (H2O)

3.      Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik?
Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena molekul-molekul zat terlarut terurai menjadi ion-ion positif dan ion-ion negatif.



4.      Diantara larutan elektrolit diatas manakah yang zat terlarutnya berasal dari senyawa ion dan senyawa kovalen?

1.      Senyawa ion
-          Larutan asam cuka (CH3COOH)
-          Larutan garam (NaCI)
-          Larutan aki (H2SO4)
-          Air jeruk (C5H7COOHC5H)
-          Air laut
-           
2.      Senyawa kovalen
-          Air suling (H2O)
-          Air hujan (H2O)
-          Larutan gula (C6H12O6)
-          Larutan urea CO(NH2)2
-          larutan alkohol (C2H5OH)

5.      tuliskan reaksi ionisasi dari zat-zat berikut:

a.     HaCI                              Na+ + CI-
b.     NH4OH                         NH4+ OH-
c.      H3COOH                     CH3COO- + H+
d.     HCI                                H+ + CI-
e.     NaOH                           Na+ + OH-        
f.       H2SO4                                 2H+ + SO42-



K E S I M P U L A N

Kesimpulan yang dapat kami ambil dari laporan tesebut ialah :

Ditinjau dari kemampuannya menghantarkan arus listrik, larutan digolongkan menjadi dua yaitu larutan elektrolit dan nonelektrolit.
Larutan elektrolit adalah larutan yang memiliki kemampuan menghantarkan arus listrik.
Larutan non elektrolit adlah zat yang dlam larutanya tidak terionisasi atau zat yang dalam larutanya tidak mempunyai kemampuan menghantarkan arus listrik.
Dlam menghantarkan arus listrik kekuatan elektrolit berbeda-beda. Elektrolit dibedakn menjadi elektrolit kuat dan elektrolit lemah.
Elektrolit kuat merupakan elektrolit yang dalam larutanya dapat menghasilkan ion. Contoh : H2SO4, HCI, NaOH, dll.
Elektrolit lemah merupakan elektrolit yang dalam larutannya sedikit menghasilkan ion, sehingga daya hantar listriknya kurang baik.
Contoh: HCN, NH4OH, CH3COOH.


3 komentar: